The Dream Team 2008, Own Version

2008-11-18 Leave a Comment

Tak terasa, tahun 2008 sudah memasuki bagian akhir. Begitu pula apa yang terjadi di sepakbola dunia, dimana pemain terbaik dunia dan eropa akan segera diumumkan. Duo sayap Manchester United & Barcelona yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah dua nama yang santer diberitakan akan menggondol gelar Ballon d'Or dan FIFA World Best Player. Ronaldo sendiri telah berhasil lebih dulu memboyong gelar FIFPro Best Player 2008 beberapa waktu lalu. Dan saat ini, ia adalah figur yang paling dijagokan untuk memenangi semua gelar prestisius diatas karena torehan 42 gol dari 36 kali pertandingan musim lalu yang begitu fantastis, telah mengantarkan The Red Devils menjadi kampiun Inggris dan Eropa sekaligus. Red Devills menjadi kampiun Eropa setelah diwarnai oleh sedikit keberuntungan karena melesetnya penalty John Terry di partai puncak.

Tahun 2008 menyisakan banyak memori yang indah di lapangan hijau. Musim panas lalu, el matador Spanyol menahbiskan diri sebagai tim terbaik di Eropa setelah menaklukkan Tim Panser Jerman di partai puncak Euro 2008 melalui gol tunggal Fernando Torres. Playmaker mereka yaitu Xavi Hernandez akhirnya terpilih menjadi pemain terbaik turnamen empat tahunan tersebut. Meski demikian, bagi saya Turki adalah tim yang takkan pernah terlupakan. Tim itu melakukan tiga kali aksi comeback fantastis melawan Swiss, Rep Ceko, & Kroasia. Turki nyaris saja ke final jika Phillip Lahm tidak membobol gawang mereka di menit 91! Hebatnya lagi, Turki melakukan aksi fantastisnya berbekal begitu banyak pemain yang cedera dan terkena akumulasi kartu!

Sementara Zenit St Petersburg juga muncul sebagai kekuatan baru Eropa Timur setelah menaklukkan Glasgow Rangers di final Piala UEFA dua gol tanpa balas. Kegemilangan Zenit dilanjutkan dengan penampilan cemerlang timnas Rusia di ajang Euro 2008. Bintang mereka, Andrei Arshavin kala itu disebut-sebut sebagai calon pemain kelas satu Eropa. Namun ketidak konsistenan Zenit di paruh kedua 2008 menyebabkan posisi mereka di Liga Champions pun di ujung tanduk.

Di tahun 2008 ini, sebagai seorang pecinta sepakbola Eropa, saya pun akhirnya menyusun siapa-siapa saja pemain yang masuk dalam tim impian versi saya. Saya sangat menyukai formasi 4-2-3-1, maka dari itu pemain yang saya susun disesuaikan dengan kebutuhan formasi yang dipopulerkan oleh Vicente Del Bosque tersebut. Nama-nama pemain tersusun dalam gambar formasi di bawah ini:


  • Iker Casillas, kehebatan kiper asli Real Madrid ini tak perlu diragukan lagi. Casillas adalah salah satu kiper yang memiliki refleks terbaik di dunia. Selain itu, dia juga seorang pemimpin. Dia menjabat sebagai kapten tim kala Spanyol berhasil menjadi kampiun Eropa bulan juni lalu.
  • Carles Puyol, kapten tim Barcelona ini bermain layaknya pemain medioker sebelum perhelatan Euro 2008 dimulai. Namun setelah hajatan terbesar Eropa tersebut berlangsung, ia berubah menjadi palang pintu yang kokoh. Penampilan impresif Puyol bersama Barcelona di awal musim 2008-2009 menjadi bukti akan kualitasnya. Pemain yang lemah dalam bola silang ini bisa ditempatkan sebagai bek kanan, kiri, maupun bek tengah.
  • Gianluca Zambrotta, banyak pihak yang mengatakan bahwa Zambrotta sudah habis. Namun bagi saya, bek sayap serba bisa berusia 33 tahun ini masih salah satu yang terbaik di posisinya. Zambrotta adalah satu dari sedikit punggawa Italia yang bermain bagus di ajang Euro 2008. Musim panas lalu, ia memutuskan hengkang dari klub lamanya, Barcelona menuju Milan.
  • Rio Ferdinand, palang pintu Manchester United yang satu ini mungkin bisa disebut sebagai bek sentral terbaik di dunia, setidaknya untuk saat ini. Ferdinand adalah solusi kekokohan pertahanan setan merah yang akhirnya menjadi kekuatan utama mereka merengkuh gelar juara Liga Champions. Sayang Ferdinand tidak tampil di ajang Euro 2008 menyusul terdepaknya Inggris di babak kualifikasi.
  • John Terry, kapten The Blues Chelsea ini boleh dibilang sebagai pesepakbola paling sial tahun 2008. Setelah gagal memimpin Inggris lolos ke ajang Euro 2008, tendangan penalti-nya di final Liga Champions melawan Manchester United juga melenceng jauh sehingga Chelsea pun gagal menjadi juara. Namun dibalik kesialannya, Terry memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa dan menjadi pemain yang tak tergantikan di Chelsea.
  • Xavi Hernandez, pemain terbaik di ajang Euro 2008. Posturnya yang pendek tidak menghalanginya untuk bermain cantik. Ia adalah otak serangan tim Barcelona & Spanyol. Kelebihan Xavi adalah kemampuannya mendistribusikan bola sehingga pemain lain bisa dimanjakan dengan passing-passing akuratnya.
  • Steven Gerrard, pemain ini adalah inspirasi permainan Liverpool. Memiliki visi bermain yang luar biasa, dilengkapi dengan power dan tendangan geledeknya yang begitu akurat. Gerrard adalah salah satu pemain dengan daya jelajah tertinggi di Eropa. Saat ini, Stevie G, begitu ia populer dipanggil, telah mendapatkan gelar kehormatan dari keluarga kerajaan Britania yaitu MBE (Member of British Empire)
  • Lionel Messi, pemain muda yang sering dianggap sebagai titisan Diego Maradona. Messi pernah mencetak gol "tangan tuhan" ketika memperkuat Barcelona di semifinal Copa Del Rey tahun 2006-2007 melawan Getafe. Messi adalah tipikal pemain dengan kecepatan tinggi yang didukung oleh teknik sepakbola yang memukau. Kemampuannya mendribel bola akan selalu mengingatkan kita pada legenda Argentina, Diego Maradona.
  • Frank Lampard, gelandang serang Chelsea ini dikenal rajin mencetak gol. Sepanjang kariernya di klub, Lamps telah mencetak 100 gol dari 415 penampilannya. Pemain ini sangat powerful dan tak kenal lelah dalam merebut bola. Ia mampu mencetak gol dari sudut apapun. Hal itulah yang membuatnya menjadi pemain bergaji termahal di dunia dengan raihan 152.000 Pund Sterling setiap pekannya.
  • Cristiano Ronaldo, dengan 42 golnya musim lalu, rasa-rasanya sulit bagi pemain manapun untuk menggesernya sebagai calon kuat pemain terbaik dunia tahun 2008. Skill individu yang menawan diselingi kemampuannya melakukan penyelesaian akhir yang akurat menyebabkan pemain yang sempat ingin pindah ke Real Madrid ini dipertahankan oleh Sir Alex Ferguson. Ia adalah nyawa permainan Manchester United dan inspirator utama setan merah meraih tangga juara.
  • Fernando Torres, tidak banyak penyerang yang mampu konsisten mencetak gol dalam hampir setiap laga. Dan Torres adalah salah satu yang tersubur. Total 29 golnya di musim pertama bersama Liverpool adalah bukti yang tak terbantahkan. Torres memiliki kecepatan, dan dia bisa dipasang sebagai penyerang tunggal.
Nah, untuk melatih tim yang hebat diatas, dibutuhkan pelatih yang hebat pula. Siapa yang berani menyangkal jika saya menyebut Sir Alex Ferguson adalah yang terhebat? Sejak 22 tahun menangani Manchester United, Fergie telah mengalami pasang surut yang hebat sepanjang kariernya. Dan terakhir, ia membawa setan merah meraih double winner sebagai juara Liga Inggris dan Liga Champions Eropa.

Salam,





Foto diambil dari berbagai sumber


10 comments »

  • Fajar Indra said:  

    Kapan ya Indonesia bisa masuk piala dunia??? **ngarep**

  • Syamsul Alam said:  

    Kalo aku yang jadi pelatihnya.......

  • ilatemelete said:  

    Carlos Puyol: Pemain yang lemah dalam bola silang ini bisa ditempatkan sebagai bek kanan, kiri, maupun bek tengah.

    Kalau Carlos Puyol lemah, kenapa dipasang Ndra ...kenapa gak Sergio Ramos gitu ..toh dia juga bermain ciamik saat euro kemarin ...

  • Bazoekie said:  

    wah oke juga formasinya..tapi tengahnya gerrad ma lampard ga rebutan tuh? penyeimbang di tengah kurang kayae kang.Enaknya siapa ya?
    aku usul di depan Ibrahimovic jadi cadanganya ya?
    he2 namanya juga versi masing2...oke aja lah.

  • papapam traffic said:  

    puyol..weleh, mending ismet sofyan gw taruh situ!

  • Herro said:  

    ga ngerti soal formasi nih

  • berbagi bersama else (elfira setia) said:  

    wah a gak mudeng tentang sepak bola
    mainanku bola bekel seh

  • arielz said:  

    cihuyyyy, akhirnya bisa komeng disini
    btw, Rio Ferdinand ganti ma Jamie Carragher tuh kang, lebih taktis menurut ane, yg lain idem dah

  • Panda said:  

    kenapa harus Lampard ? bukankah Firman Utina lebih maknyuss ? :D

  • Helman Taofani said:  

    Absolut dan emang sepertinya komposisi terbaiknya gitu...

  • Leave your response!

    Mohon untuk menyertakan nama dan identitas (alamat web) jika ingin berkomentar. Jika anda ingin ber-anonim, mohon cantumkan email dan nama anda.